Takdirpun Terjadi Ketika Aku Memilih
Santi
Share
Harga

Rp. 0
ADD TO CART
ISBN : -
e-ISBN : -
Isi Buku 196 Halaman (0 Colour + 196 B/W)

Novel ini menceritakan mengenai permasalahan Rumah Tangga. Permasalahan Rumah Tangga yang di picu dari kurangnya Ilmu, sehingga berdampak pada permalasalahan ekonomi.
Santi
16 April 2016
Mobil pun telah sampai di pemakaman, jenazah pun sudah siap untuk dikebumikan. Aji hanya menangis terisak-isak melihat ibunya dimasukkan ke dalam kubur, sedangkan Alif bocah yang berumur 4,5 tahun hanya bingung melihat keramaian dan ibunya dimasukkan ke dalam tanah, tiba-tiba Alif mencoba melepaskan gendongannya dari Tek Munah dan menjulurkan tangannya ke arah ibunya. Tek Munah pun berusaha menahan Alif untuk turun dari gendongannya, karena melihat ibunya di timbun dengan tanah, Alif meronta meminta di turunkan sambil menangis dengan kencangnya dengan memanggil-manggil nama ibunya. Sekilas pemandangan kuburan begitu mengharukan melihat seorang anak yang teriak-teriak karena kepergian ibunya. Jenazah Titi telah dimakamkan, lantunan doa pun telah dipanjatkan, semua warga sebagian telah pulang terlebih dulu, hanya tinggal Haris dan keluarga yang masih di sana, kemudian Haris pun mengajak kedua putranya pulang, “Ayo…Aji…Alif…kita pulang.” “Gak mau… Aji mau, Aji mau ibuk,” tiba-tiba Aji menangis meledak-ledak dan tidak ingin meninggalkan ibunya sendirian di kuburan, ia tidak menyangka bahwa ibunya akan pergi selamanya. Karena kesal dan jengkel kepada Aji, Haris pun berkata, “Gak mau kamu pulang gali tu… kuburan ibumu dan tidurlah di sana.” Sambil berdiri dan menunjuk-nunjuk kuburan Titi.
Rekomendasi